Madrasah lahir seiring dengan berkembangnya agama Islam di suatu tempat, sehingga bentuk madrasah telah mengalami perubahan yang cukup panjang, yaitu dari bentuk yang sangat sederhana sampai dengan bentuk yang sekarang ini. Disamping itu madrasah selalu muncul dari masyarakat, artinya lahirnya madrasah karena masyarakat di suatu tempat memerlukan pendidikan agama, yang kemudian berkembang dengan tujuan untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat.
Hal tersebut di atas menunjukkan bahwa madrasah sebenarnya milik masyarakat, dengan besar dan berkembang di masyarakat. Kita tahu bahwa yang mendirikan madrasah adalah masyarakat, baik melalui bentuk yayasan maupun pribadi-pribadi dengan melalui cara hibbah dan wakaf. Dengan demikian dana yang terhimpun juga berasal dari masyarakat yang jumlahnya relative sangat sederhana.

Dengan dipelopori oleh parah Pengurus NU dan Peran serta tokoh masyarakat maka didirikanlah suatu Lembaga yang berorientasi kepada pendidikan dan sosial. Lembaga tersebut diberi nama “ Lembaga Pendidikan Al – Ma’arif “.  Lembaga Pendidikan Al – Ma’arif, mendirikan lembaga tingkat Madrasah Tsanawiyah pada tahun 2009 di Badung dan untuk pertama kali meluluskan siswanya pada tahun 2012 dan sampai tahun 2015 jumlah siswa mengalami peningkatan dan siswa yang terdaftar menjadi siswa MTs. Al-Ma’arif sebanyak 205 siswa. Semenjak berdirinya hingga sekarang Madrasah Tsanawiyah Al-Ma’arif terdaftar pada Departemen Agama.